Kesaksian Petani Wonogiri

Wonogiri adalah wilayah yang tandus dan sering dibilang Wonogiri hanya cocok ditanami singkong (waktu musim kemarau). Karenanya. Wonogiri dikenal dengan kota gaplek dan nasi tiwulnya (produk olahan dari singkong). Tapi ada cerita yang menarik tentang petani bawang dari Wonogiri. Setelah ada seminar Plant Catalisr 2006. Ternyata hasilnya luar biasa.

Dari lahan seluas 1500 m2. Hasil panen sebelumnya hanya 650 kg. tapi dengan aplikasi Plant Catalist 2006. Bawang merahnya yang dipanen mencapai 1050 kg. Aplikasi Plant Catalist 2006 disemprotkan saat umur 15, 30 (bersamaan dengan pupuk utama), 45, dan 65 hari dengan dosis 1 sendok makan peres/10 liter air.

Biaya untuk penyediaan bibit, pupuk dan pengolahan sebesar Rp 1.300.000. Sementara nilai penjualan bawang merah hasil panennya adalah sebagai berikut.

  1. Tanpa aplikasi Plant Catalist 2006 : hasil 650 kg, harga jual @ 5.000 = 3.250.000
  2. Dengan aplikasi Plant Catalist 2006, hasil 1.050 kg, harga jual @ 5.000 = Rp.5.250.000

Dengan demikian, terdapat keuntungan senilai Rp. 1.950.000


(Sakimin, Dolongan RT03/03, Pondok Sari, Nguntoronadi, Wonogiri, Jawa Tengah)